Pelatihan Forklift

Terselenggaranya kegiatan operasi perusahaan yang aman dan selamat adalah dambaan semua orang, baik itu pengusaha, karyawan maupun keluarga, hal tersebut dapat diraih bukan dengan dengan cara yang udah tapi harus diusahakan dengan sungguh-sungguh, penuh perjuangan dan disiplin yang tinggi.

90

salah satu potensi kecelakaan yang mungkin timbul di tempat kerja adalah Forklift sebagai alat angkut untuk memindahkan barang-barang harus dikemudikan oleh operator yang terlatih. Terlatih dapat dicapai melalui pelatihan-pelatihan yang menyangkut teori dan praktek yang diselenggarkan secara berkesinambungan dan dibimbing oleh pelatih atau instruktur yang berpengalaman. Untuk itu Kami bekerja sama dengan kementrian tenaga kerja menyelenggarakan pelatihan operator Forklift.

96

Maksud dan Tujuan Pelatihan Forklift

Dalam rangka meningkatkan keterampilan para operator Forklift dan mememnuhi syarat-syarat sesuai UU Keselamatan Kerja.

 

Lingkup Pelatihan Forklift

Para pekerja yang karena tugas kesehariannya mengemudikan Forklift atau para pengawas yang bertanggung jawab bagi kelancaran operasional Forklift.

88

Materi Pelatihan Forklift

1.   UU No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

2.   Permenaker No.5 Tahun 1985 tentang Pesawat Angkat dan Angkut.

3.   Pengetahuan Dasar Forklift.

4.   Pengetahuan Safety Device

5.   Sistem Pengendalian dan Cara Pelayanan Pesawat FOrklift.

6.   Sistem Penggerak Pesawat Forklift

8.   Perawatan dan Pemeliharaan Pesawat Forklift

9.   Memperkirakan Berat Beban Aman Pesawat Forklift.

10.  Pemeriksan dan Pengujian Pesawat Forklift.

 

Macam Macam Ban Forklift

Ban Forklift adalah adalah salah satu bagian yang paling penting dari Forklift, Karena mereka adalah yang membuat Forklift berjalan lancar menyusur tanah. ada banyak jenis Ban Forklift yang dapat ditemukan, dan masing-masing memiliki fungsi khusus. Untuk Mengetahui jenis apa yang Anda butuhkan untuk Forklift Anda, sangat penting Anda tahu tujuannya.

Jenis yang paling umum digunakan adalah ban Forklift yang standard. ini adalah bentuk sempurna yang bekerja dalam ruangan atau operasi dalam gedung, karena ban tersebut memberikan pegangan yang sangat baik pada permukaan beton yang halus. Mereka dirancang untuk bekerja dalam ruangan, sehingga mereka tidak akan tahan jika mereka digunakan dalam situasi kasar atau di luar ruangan. Ban standard di sisi lain jauh lebih tahan lama dan dapat digunakan untuk Forklift gas dari pada yang Press-on yang digunakan oleh Forklift listrik.

BAN5

Ban Pneumatik untuk Forklift tidak seperti ban truk, memiliki tugas yang sama berat. Karet ini jauh lebih tahan lama, dan alur tambahan dalam menyediakan Traksi Ekstra. Mereka menggunakan udara untuk melindungi Forklift, dan ban ini paling baik digunakan di medan kasar. Ban yang sangat tahan lama dan dijamin untuk mengambil semua pemakaian medan berat.

BAN4

Macam Ban Forklift

Ban Karet (Ban solid) padat juga dibuat untuk tahan lama, tetapi mereka dibuat benar-benar padat, bukannya dibuat dengan udara seperti pada Ban Pneumatik. Tidak ada resiko ban kehilangan udara dengan ban karet padat, karena tidak ada udara yang bocor keluar, seperti karet padat hanya memiliki begitu banyak elastistisitas. Mereka dirancang untuk bertahan selama bertahun-tahun, tapi yang Pneumatik masih akan jenis terbaik untuk digunakan untuk memastikan bahwa Forklift berlangsung selama mungkin.

BAN3

 

Polyurethane Press-on ban yang sempurna untuk digunakan dalam ruangan, Press-on gaya jauh lebih mudah untuk menerapkan Ban Forklift ke Roda, ttapi mereka tidak tahan lama seperti gaya-gaya lain. Ban Polyurethane ini meiliki pegangan yang sangat baik dan memberikan traksi yang luar biasa pada beton halus, dan Resistansi bergulir sangat rendah. Mereka dijamin untuk memiliki hidup yang panjang dan produktif ketika digunakan pada beton halus, tetapi mereka tidak dirancang untuk penggunaan di luar.

BAN2

Dalam rangka untuk memastikan bahwa Anda memilih ban yang tepat untuk Forklift, sangat penting bila Anda memeriksa tujuan Forklift Anda. Ban Forklift Solid untuk digunakan di lingkuangan luar, biasanya akan sangat berbeda dari ban yang akan digunakan di dalam ruangan. Ketika Anda berbelanja Ban Forklift terbaik, mengetahui informasi di atas adalah yang tepat. Tidak hanya itu, informasi tersebut dapat membantu Anda dalam memilih Ban Forklift yang memberikan Forklift Anda dengan kerja yang maksimal dan traksi dalam bekerja, tetapi Anda harus yakin bahwa Ban Forklift yang Anda pilih akan membuat Forklift Anda Bekerja sebagaimana mestinya.

BAN 1

Demikian informasi tentang Macam-macam ban Forklift, semoga bermanfaat.

Sejarah Forklift

Pertengahan abad ke-19 sampai awal abad ke-20 perkembangan Forklift belum modern seperti pada saat ini. Pennsylvania Railroad pada tahun 1906 memperkenalkan truk bertenaga baterai untuk memindahkan barang di stasiun kereta api Altoona. pada masa Perang Dunia IRansomes melihat perkembangan berbagai jenis peralatan penanganan material khususnya di Inggris.

14

 

pada masa perang, dunia industri kekurangan tenaga kerja, oleh karena itu, Clark tahun 1917 di Amerika Serikat mulai mengembangkan dan menggunakan traktor bertenaga baterai dan traktor bertenaga solar di pabrik-pabrik mereka. Pada tahun 1919 dan 1920 perusahaan Yale & towne memasuki usaha Lift Towmotor pasar truk di Amerika Serikat.

Melanjutkan pengembangan dan perluasan penggunaan Forklift terus berlanjut sampai tahun 1920-an dan tahun 1930-an. Seperti Perang Dunia I sebelumnya, di Perang Dunia II penggunaan truk Forklift pun sangat berguna semasa perang. Setelah Perang DUnia ke II, metode yang lebih efisien untuk menyimpan produk di gudang sedang diupayakan.

Gudang memerlukan truk Forklift untuk lebih banyak bermanuver mencapai tempat yang tinggi. Model Forklift baru pun dibuat untuk memenuhi persyaratan ini. pada tahun 1956 perusahaan Toyota memperkenalkan model pertama truk angkat, Model LA adalah Forklif model pertama yang dibuat di Jepang dan dijual ke negara Amerika Serikat pada tahun 1967. dan sekarang kita menemukan banyak tempat yang menjual forklift.

seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan akan Forklif untuk dunia indistri terus ditingkatkan, Forklift pun akhirnya menjadi lahan bisnis yang menggiurkan. Sebuah truk forklift (Juga disebut dengan truk angkat, truk garpu, Forklift, atau Tow-motor) adalah truk industri bertenaga yang digunakan untuk mengangkat dan juga transportasi.

7

Forklift modern pun dikembangkan pada tahun 196oleh berbagai perusahaan trmasuk perusahaan transmisi Clark dan perusahaan Yale & Towne. Sejak itu Forklift tersebut telah menjadi bagian tak terpisahkan dari peralatan di bidang manufaktur dan operasional pergudangan. sebuah mesin praktis dan populer untuk truk pengangkat produk bergerak jarak pendek atau Forklift merupakan salah satu unsur yang terpenting dan menjadi inovasi di zaman modern saat ini.

Lebih dari 150.000 Forklift dikirm ke pembeli setiap tahunnya. Truk angkat pada akhir tahun 1800-an berevolusi dari kerekan, yang merupakan sarana utama mengangkat dan memindahkan barang-barang berat. Kerekan ini pada dasarnya adalah rantai dan derek, pemberi jalan untuk truk kayu yang digunakan sekitar abad ke-20. Setelah itu, truk kayu dan trailer tersebut menggunakan motor listrik dan baterai.

sewaktu Perang Dunia I, mesin dirancang menggunakan listrik agar dapat menaikkan atau menurunkan barang. Pada masa perang muncul inovasi baru lainnya yaitu crane bom dengan mekanisme angkat yang merupakan tuk listrik yang pertama. Model truk angkat pertama yang cukup sederhana tanpa hidrolik atau bahkan garpu. pada awalnya peralatan tersebut dirancang untuk mengangkat beban hanya beberapa inci saja.

95

rantai dan siku biasanya cukup untuk memindahkan beban beberapa meter. Bahkan dengan kapasitas pengangkatan terbatas, mesin ini membuat bongkar muat dan pemuatan barang lebih mudah dan lebih efisien, semakin diperlukan selama kekurangan tenaga kerja yang disebabkan adanya perang. Perang Dunia II adalah katalis utama dalam pengembangan truk Forklift, sebagai buruh yang membutuhkan cara yang lebih efisien untuk memuat sejumlah besar barang perang ke sejumlah kereta dan kapal.

pengiriman satu perusahaan meningkat dari 500 unit pada tahun 1939 meningkat menjadi 23.500 unit setelah perang usai. gerakan terus menerus barang selama periode ini juga diperlukan bagi truk listrik untuk bertahan lebih lama dan modelnya pun dikembangkan yang dapat bekerja shift delapan jam tanpa di isi ulang. Pada tahun 1950-an metode penyimpanan yang lebih efisien sangat dibutuhkan, dan gudang-gudangpun mulai diperluas ke atas dari pada keluar.

Dengan demikian, Forklift lebih kuat dan melakukan manuver yang diperlukan. Model-model terbaru dapat masuk kedalam gang-gang sempit dan dapat mengangkat bahan hingga 50 meter diatas tanah, lebih tinggi dari sebelumnya. Forklift lorong sempit membantu merevolusi industri pergudangan, karena lebih banyak rak dapat ditempatkan ke dalam ruang yang sama.

Dengan ketinggian angkat semakin tinggi, maka semakin besar pula resikonya, benda-benda dapat jatuh dari ketinggian yang dapat melukai operator truk angkat. pada akhir 1950-an dan awal tahun 1960-an produsen Forklift mulai menawarkan pilihan Backrest beban dan kandang operator Forklift.

97

Jenis ini menjadi standard baku serta permasalahan keselamatan operator Forklift belum selesai. Sistem penahan operator dibuat standard pada awal tahun 1980, dan keselamatan operator Forklift tetap menjadi perhatian penting sat ini. perkembangan baru dalam truk dan teknologi Load Balacing menghindari Forklift terbalik.

Selain inovasi keselamatan, truk angkat berubah secara drastis. masalah lingkungan dan emisi telah menyebabkab perkembangan dari berbagai jenis mesin. Sumber daya yang dipakai untuk truk terus berkembang antara lain dari daya beterai ke listrik. Forklift pertama datang jauh sejak orang-orang menggunakan rantai dan derek, dengan teknologi berkekuatan pendorong di belakangnya yang terus berinovasi. DImasa depan pasti lebih banyak inovasi-inovasi lainnya.

6

 

Demikian artikel tentang Sejarah Forklift, Semoga bermanfaat.

Hal-Hal Yang Mengakibatkan Kecelakaan Forklift

Forklift suatu alat / kendaraan yang yang menggunakan Garpu / Clamp yang dipasang pada Mast untuk mengangkat, menurunkan dan memindahkan suatu benda berat dari satu tempat ke tempat lain dengan mudah.

Forklift merupakan salah satu alat angkat / angkut yang banyak digunakan di dunia industri termasuk di gudang-gudang. Karena pergerakannya yang sangat lincah, Forklift sering menjadi solusi untuk pengangkatan / pengangkatan barang yang memerukan kecepatan dengan lokasi yang relatif sempit.

Namun kecelakaan yang melibatkan Forklift tidak bisa dianggap sepele, banyak kasus kecelakaan yang melibatkan penggunaan Forklift termasuk yang berakibat fatal. Ini sangat memprihatinkan bagi kita semua bahwa sebenarnya kejadian-kejadian kecelakaan tersebut seharusnya bisa dicegah.

8

Beberapa contoh kecelakaan saat mengoperasikan forklift diantaranya :

1.   Forklift ambruk saat mengangkut / mengangkat beban

2.   Beban terjatuh pada saat diangkut / diangkat

3.   Pekerja tertimpa beban yang diangkat

4.   Forklift menabrak atau ditabrak unit lain

5.   Pekerja terkena Fork

6.   Forklift terjatuh pada lantai yang beda ketinggiannya

dan masih banyak yang lainnya.

 

Keselamatan dalam penggunaan Forklift sangat diperlukan dalam mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat mengakibatkan Cidera ataupun kematian pada pekerja. Jika kita melihat penyebab-penyebab yang sering mengakibatkan kecelakaan dalam pengoperasian Forklift adalah Sebagai Berikut :

1.   Kurang Pengetahuan atau keterampilan dari Operator Forklift

2.   Operator tidak fokus pada pekerjaannya atau ceroboh

3.   Metode Pengangkutan / pengangkatan yang tidak benar

4.   Ketidaksesuaian beban yang diangkut / diangkat dengan SWL Forklift

5.   Rendahnya kualitas Maintenance Unit, termasuk pergantian Spare Part yang tidak Original

6.   Ketidak layakan pada unit

9

Secara umum kecelakaan pada Forklift sangat dipengaruhi oleh Operator Unit, walaupun untuk beberapa Point (Seperti kualitas Maintenance, Kelayakan unit) Operator tidak bisa berperan penuh dalam memperbaiki, namun pada hal tersebut operator dapat berperan dalam memastikan unitnya layak dan siap untuk digunakan dengan cara melakukan pemeriksaan sebelum unit Forklift dioperasikan.

 

Berikut ada beberapa peraturan dasar dalam penggunaan Forklift untuk menghindari terjadinya kecelakaan :

1.   Forklift hanya boleh dioperasikan oleh Operator yang kompeten atau telah mendapatkan pelatihan / telah memiliki SIO (Sertifikat Izin Operasi) Forklift.

2.   Operator yang mengemudikan unit Forklift harus sehat (Fit) untuk memastikan kesigapan, pandangan, dan dapat memutuskan dengan tepat.

3.   Operator harus melakukan pemeriksaan terhadap unit Forklift sebelum unit Forklift dioperasikan.

4.   Jangan pernah menggunakan unit yang teridentifikasi terdapat kerusakan, laporkan segera ke pengawas dan Mekanik.

5.    Operator harus selalu waspada dan konsentrasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

6.   Jangan Pernah melakukan perbaikan unit jika bukan kompetensinya.

7.   Operator harus memastikan beban yang diangkut / diangkat tersebut sudah stabil, dan bebannya sesuai dengan beban yang diizinkan (SWL).

8.   Perhatikan area sekitar sebelum menjalankan unit Forklift.

9.   Saat berpindah dari satu lorong ke lorong lain, manuverkan unit secara perlahan dan angkat beban jangan terlalu tinggi.

24

Dengan melakukan beberapa peraturan dasar keselamatan penggunaan Forklift, kita dapat mengurangi / meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan dalam mengoperasikan Forklift.

 

 

Etika Operator Forklift

Pengertian Etika

Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar. buruk atau baik.

menurut Martin [1993], etika didefinisikan sebagai “The discipline which can act as the performance index or reference for our control system”.

Etika Operator Forklift

Operator Forklift merupakan suatu profesi yang berkembang pesat saat ini. Operator Forklift berkembang seiring berkembangnya Industri Manufactur, Consumer Goods, Pergudangan, Logistik, Logging, Tambang, dll. Operator Forklift juga biasa dikenal sebagai supir truk khusus yang mampu secara Hydrolis menaikkan, menurunkan barang-barang berukuran berat untuk industri.

Barang-barang biasanya diangkut oleh Forklift ditempatkan dalam pallet. dengan keterampilan khusus para operator Forklift dapat membawa, menata, dan menurunkan berbagai barang. dan biasanya faktor keselamatan merupakan persyaratan utama.

94

Ukuran Forklift bermacam-macam tergantung tonasenya. dan bahan bakarnya pun juga bermacam-macam, ada yang menggunakan gas, bensin atau baterai. di Indonesia data mengenai tenaga kerja khususnya Operator Forklift belum tersedia. Tetapi dari tahun mengalami peningkatan jumlah kebutuhan akan Operator Forklift. Dalam bekerja ukuran waktu, Operator Forklift dilakukan dengan cara atau model shift.

Seperti halnya tenaga kerja lain di Indonesia, tenaga Operator Forklift ini juga masih dipandang sebelah mata. Gaji Operator Forklift biasanya menurut ukuran UMR setempat. Padahal Operator Forklift memerlukan keterampilan dan keahlian khusus. Dan kalau ditangani dengan benar dan profesional bisa menjadi salah satu profesi yang berkembang dengan baik dan bisa menjadi tenaga terampil yang bisa menggantikan tenaga-tenaga informal untuk dikirim ke luar negeri menggantikan profesi buruh TKW.

Di Indonesia Kompetensi untuk Operator Forklift belum memadai. Training hanya sebatas mengenal alat dan faktor pengalaman membawa Forklift. Training SIO (Sertifikasi Izin Operasional) hanya sering dijadikan formalitas, karena memang keterbatasan Resources yang ada. Para Operator Forklift dilatih oleh perusahaan Supplier alat berat, maka kompetensinya pun bermacam-macam.

Standar kompetensi adalah pengakuan tentang keterampilan dan pengetahuan seseorang yang harus di demonstrasikan dalam pekerjaan mereka untuk memenuhistandarisasi ditempat kerja. Standar-standar tersebut adalah acuan yang dibuat oleh industri dan digunakan untuk menetapkan tingkat kemampuan yang efektif dalam pengoperasian unit/mesin dan Maintenance & Repair alat berat di industri tambang, konstruksi dan industri kayu (Logging) serta Pelabuhan.

Standar kompetensi Operator dan Maintenance & Repair alat berat merupakan kerangka kerja yang sesuai dengan kebutuhan semua pihak yang terkait yakni industri, Pemerintah, lembaga diklat serta peserta pelatihan. Kegunaan lain dari standar kompetensi ini dapat dipergunakan sebagai dasar untuk :

  1.  Menyusun uraian pekerjaan,
  2. mengembangkan program pelatihan dan sumber daya manusia
  3. Menilai unjuk kerja seseorang. Akreditasi profesi ditempat kerja.

Standar-standar kompetensi Operator dan Maintenance & Repair alat berat adalah pernyataan tentang apa-apa saja yang harus mampu dilakukan oleh seseorang operator di tempat kerja, standar ini tidak dibuat secara detail bagaimana seseorang dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dibutuhkan namun perolehan pengetahuan keterampilan dan sikap terdapat di dalam materi standar latih dan penilaian.

Standar kompetensi ini dibuat sedemikian rupa sehingga seseorang dapat menerapkan pada semua kondisi pekerjaan di tambang, konstruksi dan industri kayu (Logging), Pelabuhan, Dsb. Pada standar kompetensi sering ditemukan pernyataan-pernyataan sesuai kondisi lokasi. Hal ini dapat digunakan sebagai panduan yang dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan di bisnis tambang atau konstruksi yang spesifik, sedangkan pernyataan sesuai SOP (Standard Operational Procedure), hal ini dapat digunakan sebagai panduan yang dapat disesuaikan dengan jenis atau tipe unit mesin atau peraturan yang berlaku di perusahaan.

Standar kompetensi Operator alat berat dan Maintenance & Repair dibuat untuk memungkinkan Fleksibilitas yang maksimum didalam penyampaian pelatihan dan penilaian, perpaduan dan penyesuaian yang tepat dari standar kompetensi menciptakan program pelatihan yang dapat dipercaya sesuai tempat kerja. Hal ini merupakan keuntungan yang besar untuk semua pihak yang terkait termasuk Asosiasi pengguna alat berat, Pengusaha, Pemerintah dan peserta pelatihan.

 

Panduan Keselamatan Operator Forklift

  1. Penemudi Forklift yang diizinkan adalah seseorang yang telah mengikuti pelatihan dan memahami pengoperasian Forklift yang benar dan aman dan perawatan Forklift yang baik dan benar.
  2. Sebelum mengoperasikan / menghidupkan forklift, periksalah terlebih dahulu kondisi forklift anda.
  3. Laporakan segera kepada atasan segala kelainan yang anda temukan pada Forklift sebelum dioperasikan.
  4. Ingat !! Jangan melebihi beban angkat maksimum sesuai dengan “Load Chart / Grafik Beban ” pada Forklift anda.
  5. Palet yang digunakan harus sesuai dengan besar / volume beban yang diangkat.
  6. Atur lebar garpu / Fork pada Forklift sesuai dengan beban yang diangkat.
  7. Aturlah beban seaman dan seimbang mungkin.
  8. Hindari mengangkat beban pada posisi lantai yang tidak rata.
  9. Orang dilarang keras berada di bawah beban yang sedang diangkat.
  10. Jangan sekali-sekali menahan beban dengan tangan atau melalui tiang garpu yang sedang dioperasikan. Ingat !! tangan dan kaki anda dapat terjepit / cedera.
  11. Gunakan / pasanglah penumpu beban pada garpu (Load Back Rest) dan atap pelindung (Overhead Guard) Forklift agar anda terlindung dari bahaya jatuhnya beban yang diangkat tinggi.
  12. Jangan mengangkat beban dengan posisi tiang garpu condong ke depan. Beban yang anda bawa akan mudah meluncur jatuh ke depan.
  13. pada saat berjalan dengan muatan, usahakan beban yang dibawa serendah mungkin dengan jalan / lantai (+15 Cm).
  14. Posisikan tiang garpu condong ke belakang, sehingga beban tersandar pada penumpu beban.
  15. Sebelum Forklift mulai bergerak, lihat dan awasi lokasi / arah tujuan anda. Pastikan aman dan kemudian mulailah bergerak / jalan.
  16. Jalankan dan hentikan Forklift anda secara perlahan. Jangan gunakan rem secara mendadak terutama pada saat membawa beban.
  17. Jalankan Forklift anda sedemikian rupa sehingga tetap terkendali dengan aman. Mengoperasikan dengan cepat dan ugal-ugalan membuat Forklift akan sulit dikendalikan.
  18. Jaga jarak Forklift dengan kendaraan lain saat beroperasi. Jangan terlalu dengan dengan kendaraan tersebut.
  19. Jangan saling mendahului, terutama di tikungan dan lokasi kerja dengan pandangan terhalang beban yang dibawa. terutama beban yang berat dan besar.
  20. Jangan menjalankan Forklift dengan cara yang mengundang bahaya, misalnya Jumping, nNgebut atau ugal-ugalan. Ingat !! Forklift adalah Alat Kerja, BUKAN Mobil Balap.
  21. Pada saat mengoperasikan Forklift, anda harus berkonsentrasi penuh dan jangan melamun.
  22. Konsentrasi ekstra anda sangat dibutuhkan terutama pada medan operasi yang licin dan berbahaya.
  23. Jangan lupa mengurangi kecepatan dan bunyikan klakson pada saat anda membelok pada tikungan yang tertutup.
  24. Pada saat melintasi rel atau gundukan usakan agar kecepatan Forklift serendah mungkin dan lintasilah secara diagonal / melintang untuk menghindari guncangan.
  25. Berhati-hatilah pada saat berjalan dan awasi jalan yang akan anda lalui. Lubang dan benda-benda penghalang di jalan / laintai dapat mengakibatkan Forklift berjalan miring dan dapat membahayakan beban yang anda bawa.
  26. Hati-hati pada saat membelok.Perhatikan belakang Forklift (Counter Weight).
  27. Perhatikan ketinggian daerah operasi pada saat anda mengangkat beban atau saat anda menyusun beban tersebut. Awas !! Jangan membentur lampu, pipa, pintu atau kabel.
  28. Perhatikan pula lebar daerah operasi sebelum anda melintasinya. Beban yang besar / lebar dapat trjatuh dan dapat rusak bila membentur pintu atau benda lain di daerah sempit tersebut.
  29. Dilarang mengeluarkan kepala atau anggota tubuh lainnya saat menjalankan Forklift yang dapat menjepit kepala atau anggota tubuh anda.
  30. Dilarang mengangkat garpu / Fork terlalu tinggi pada saat mengoperasikan Forklift. Hal ini dapat menghalangi pandangan anda saat membawa beban serta gapu / Fork dapat membentur / menyenggol apa saja yang berada di lokasi anda kerja.
  31. Jika beban yang anda angkat terlalu tinggi yang menyebabkan pandangan anda terhalang, maka cara yang aman adalah dengan menjalankan secara mundur Forklift anda atau gunakanlah pemandu bila diperlukan untuk kelancaran pengangkatan benda yang tinggi tersebut.
  32. Pada saat melintasi jembatan, jangan lupa memperkirakan kemampuan jembatan.
  33. saat membawa beban pada jalan yang curam, jalanlah dengan cara memundurkan Forklift untuk menghindari beban meluncur jatuh ke depan.
  34. Pada medan operasi yang sulit atau pandangan anda terhalang, gunakanlah pemandu untuk memudahkan anda dalam mengoperasikan Forklift terutama benda yang tinggi.
  35. Dilarang menggunakan Forklift untuk menaikkan orang bekerja di lantai atas. Ingat !! Forklift bukanlah Lift.
  36. Dilarang menggunakan Forklift untuk mengangkut penumpang. Ingat !! Forklift bukanlah kendaraan Angkutan Kota / Bus Kota.
  37. Jika anda menggunakan Forklift, jangan lupa : a. Parkir di tempat yang aman dan rata, posisikan garpu serendah mungkin.b. Pasang rem tangan dan ganjal ban nya bila perlu.c. Matikan mesin dan cabut kunci kontaknya.
  38. Matikan mesin pada saat anda mengisi bahan bakar.
  39. Periksalah kondisi Forklift anda setelah operasi selesai. Catat dan laporkan hal yang berkaitan dengan pengoperasian dan kondisi Forklift.

90

 

Informasi Syarat, Biaya, Jadwal, Alamat, dll : KLIK

Formulir Pendaftaran : KLIK