Etika Operator Forklift

training sertifikasi operator forklift

Pengertian Etika

Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar. buruk atau baik.

menurut Martin [1993], etika didefinisikan sebagai “The discipline which can act as the performance index or reference for our control system”.

Etika Operator Forklift

Operator Forklift merupakan suatu profesi yang berkembang pesat saat ini. Operator Forklift berkembang seiring berkembangnya Industri Manufactur, Consumer Goods, Pergudangan, Logistik, Logging, Tambang, dll. Operator Forklift juga biasa dikenal sebagai supir truk khusus yang mampu secara Hydrolis menaikkan, menurunkan barang-barang berukuran berat untuk industri.

Barang-barang biasanya diangkut oleh Forklift ditempatkan dalam pallet. dengan keterampilan khusus para operator Forklift dapat membawa, menata, dan menurunkan berbagai barang. dan biasanya faktor keselamatan merupakan persyaratan utama.

94

Ukuran Forklift bermacam-macam tergantung tonasenya. dan bahan bakarnya pun juga bermacam-macam, ada yang menggunakan gas, bensin atau baterai. di Indonesia data mengenai tenaga kerja khususnya Operator Forklift belum tersedia. Tetapi dari tahun mengalami peningkatan jumlah kebutuhan akan Operator Forklift. Dalam bekerja ukuran waktu, Operator Forklift dilakukan dengan cara atau model shift.

Seperti halnya tenaga kerja lain di Indonesia, tenaga Operator Forklift ini juga masih dipandang sebelah mata. Gaji Operator Forklift biasanya menurut ukuran UMR setempat. Padahal Operator Forklift memerlukan keterampilan dan keahlian khusus. Dan kalau ditangani dengan benar dan profesional bisa menjadi salah satu profesi yang berkembang dengan baik dan bisa menjadi tenaga terampil yang bisa menggantikan tenaga-tenaga informal untuk dikirim ke luar negeri menggantikan profesi buruh TKW.

Di Indonesia Kompetensi untuk Operator Forklift belum memadai. Training hanya sebatas mengenal alat dan faktor pengalaman membawa Forklift. Training SIO (Sertifikasi Izin Operasional) hanya sering dijadikan formalitas, karena memang keterbatasan Resources yang ada. Para Operator Forklift dilatih oleh perusahaan Supplier alat berat, maka kompetensinya pun bermacam-macam.

Standar kompetensi adalah pengakuan tentang keterampilan dan pengetahuan seseorang yang harus di demonstrasikan dalam pekerjaan mereka untuk memenuhistandarisasi ditempat kerja. Standar-standar tersebut adalah acuan yang dibuat oleh industri dan digunakan untuk menetapkan tingkat kemampuan yang efektif dalam pengoperasian unit/mesin dan Maintenance & Repair alat berat di industri tambang, konstruksi dan industri kayu (Logging) serta Pelabuhan.

Standar kompetensi Operator dan Maintenance & Repair alat berat merupakan kerangka kerja yang sesuai dengan kebutuhan semua pihak yang terkait yakni industri, Pemerintah, lembaga diklat serta peserta pelatihan. Kegunaan lain dari standar kompetensi ini dapat dipergunakan sebagai dasar untuk :

  1.  Menyusun uraian pekerjaan,
  2. mengembangkan program pelatihan dan sumber daya manusia
  3. Menilai unjuk kerja seseorang. Akreditasi profesi ditempat kerja.

Standar-standar kompetensi Operator dan Maintenance & Repair alat berat adalah pernyataan tentang apa-apa saja yang harus mampu dilakukan oleh seseorang operator di tempat kerja, standar ini tidak dibuat secara detail bagaimana seseorang dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dibutuhkan namun perolehan pengetahuan keterampilan dan sikap terdapat di dalam materi standar latih dan penilaian.

Standar kompetensi ini dibuat sedemikian rupa sehingga seseorang dapat menerapkan pada semua kondisi pekerjaan di tambang, konstruksi dan industri kayu (Logging), Pelabuhan, Dsb. Pada standar kompetensi sering ditemukan pernyataan-pernyataan sesuai kondisi lokasi. Hal ini dapat digunakan sebagai panduan yang dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan di bisnis tambang atau konstruksi yang spesifik, sedangkan pernyataan sesuai SOP (Standard Operational Procedure), hal ini dapat digunakan sebagai panduan yang dapat disesuaikan dengan jenis atau tipe unit mesin atau peraturan yang berlaku di perusahaan.

Standar kompetensi Operator alat berat dan Maintenance & Repair dibuat untuk memungkinkan Fleksibilitas yang maksimum didalam penyampaian pelatihan dan penilaian, perpaduan dan penyesuaian yang tepat dari standar kompetensi menciptakan program pelatihan yang dapat dipercaya sesuai tempat kerja. Hal ini merupakan keuntungan yang besar untuk semua pihak yang terkait termasuk Asosiasi pengguna alat berat, Pengusaha, Pemerintah dan peserta pelatihan.

 

Panduan Keselamatan Operator Forklift

  1. Penemudi Forklift yang diizinkan adalah seseorang yang telah mengikuti pelatihan dan memahami pengoperasian Forklift yang benar dan aman dan perawatan Forklift yang baik dan benar.
  2. Sebelum mengoperasikan / menghidupkan forklift, periksalah terlebih dahulu kondisi forklift anda.
  3. Laporakan segera kepada atasan segala kelainan yang anda temukan pada Forklift sebelum dioperasikan.
  4. Ingat !! Jangan melebihi beban angkat maksimum sesuai dengan “Load Chart / Grafik Beban ” pada Forklift anda.
  5. Palet yang digunakan harus sesuai dengan besar / volume beban yang diangkat.
  6. Atur lebar garpu / Fork pada Forklift sesuai dengan beban yang diangkat.
  7. Aturlah beban seaman dan seimbang mungkin.
  8. Hindari mengangkat beban pada posisi lantai yang tidak rata.
  9. Orang dilarang keras berada di bawah beban yang sedang diangkat.
  10. Jangan sekali-sekali menahan beban dengan tangan atau melalui tiang garpu yang sedang dioperasikan. Ingat !! tangan dan kaki anda dapat terjepit / cedera.
  11. Gunakan / pasanglah penumpu beban pada garpu (Load Back Rest) dan atap pelindung (Overhead Guard) Forklift agar anda terlindung dari bahaya jatuhnya beban yang diangkat tinggi.
  12. Jangan mengangkat beban dengan posisi tiang garpu condong ke depan. Beban yang anda bawa akan mudah meluncur jatuh ke depan.
  13. pada saat berjalan dengan muatan, usahakan beban yang dibawa serendah mungkin dengan jalan / lantai (+15 Cm).
  14. Posisikan tiang garpu condong ke belakang, sehingga beban tersandar pada penumpu beban.
  15. Sebelum Forklift mulai bergerak, lihat dan awasi lokasi / arah tujuan anda. Pastikan aman dan kemudian mulailah bergerak / jalan.
  16. Jalankan dan hentikan Forklift anda secara perlahan. Jangan gunakan rem secara mendadak terutama pada saat membawa beban.
  17. Jalankan Forklift anda sedemikian rupa sehingga tetap terkendali dengan aman. Mengoperasikan dengan cepat dan ugal-ugalan membuat Forklift akan sulit dikendalikan.
  18. Jaga jarak Forklift dengan kendaraan lain saat beroperasi. Jangan terlalu dengan dengan kendaraan tersebut.
  19. Jangan saling mendahului, terutama di tikungan dan lokasi kerja dengan pandangan terhalang beban yang dibawa. terutama beban yang berat dan besar.
  20. Jangan menjalankan Forklift dengan cara yang mengundang bahaya, misalnya Jumping, nNgebut atau ugal-ugalan. Ingat !! Forklift adalah Alat Kerja, BUKAN Mobil Balap.
  21. Pada saat mengoperasikan Forklift, anda harus berkonsentrasi penuh dan jangan melamun.
  22. Konsentrasi ekstra anda sangat dibutuhkan terutama pada medan operasi yang licin dan berbahaya.
  23. Jangan lupa mengurangi kecepatan dan bunyikan klakson pada saat anda membelok pada tikungan yang tertutup.
  24. Pada saat melintasi rel atau gundukan usakan agar kecepatan Forklift serendah mungkin dan lintasilah secara diagonal / melintang untuk menghindari guncangan.
  25. Berhati-hatilah pada saat berjalan dan awasi jalan yang akan anda lalui. Lubang dan benda-benda penghalang di jalan / laintai dapat mengakibatkan Forklift berjalan miring dan dapat membahayakan beban yang anda bawa.
  26. Hati-hati pada saat membelok.Perhatikan belakang Forklift (Counter Weight).
  27. Perhatikan ketinggian daerah operasi pada saat anda mengangkat beban atau saat anda menyusun beban tersebut. Awas !! Jangan membentur lampu, pipa, pintu atau kabel.
  28. Perhatikan pula lebar daerah operasi sebelum anda melintasinya. Beban yang besar / lebar dapat trjatuh dan dapat rusak bila membentur pintu atau benda lain di daerah sempit tersebut.
  29. Dilarang mengeluarkan kepala atau anggota tubuh lainnya saat menjalankan Forklift yang dapat menjepit kepala atau anggota tubuh anda.
  30. Dilarang mengangkat garpu / Fork terlalu tinggi pada saat mengoperasikan Forklift. Hal ini dapat menghalangi pandangan anda saat membawa beban serta gapu / Fork dapat membentur / menyenggol apa saja yang berada di lokasi anda kerja.
  31. Jika beban yang anda angkat terlalu tinggi yang menyebabkan pandangan anda terhalang, maka cara yang aman adalah dengan menjalankan secara mundur Forklift anda atau gunakanlah pemandu bila diperlukan untuk kelancaran pengangkatan benda yang tinggi tersebut.
  32. Pada saat melintasi jembatan, jangan lupa memperkirakan kemampuan jembatan.
  33. saat membawa beban pada jalan yang curam, jalanlah dengan cara memundurkan Forklift untuk menghindari beban meluncur jatuh ke depan.
  34. Pada medan operasi yang sulit atau pandangan anda terhalang, gunakanlah pemandu untuk memudahkan anda dalam mengoperasikan Forklift terutama benda yang tinggi.
  35. Dilarang menggunakan Forklift untuk menaikkan orang bekerja di lantai atas. Ingat !! Forklift bukanlah Lift.
  36. Dilarang menggunakan Forklift untuk mengangkut penumpang. Ingat !! Forklift bukanlah kendaraan Angkutan Kota / Bus Kota.
  37. Jika anda menggunakan Forklift, jangan lupa : a. Parkir di tempat yang aman dan rata, posisikan garpu serendah mungkin.b. Pasang rem tangan dan ganjal ban nya bila perlu.c. Matikan mesin dan cabut kunci kontaknya.
  38. Matikan mesin pada saat anda mengisi bahan bakar.
  39. Periksalah kondisi Forklift anda setelah operasi selesai. Catat dan laporkan hal yang berkaitan dengan pengoperasian dan kondisi Forklift.

90

 

Informasi Syarat, Biaya, Jadwal, Alamat, dll : KLIK

Formulir Pendaftaran : KLIK

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *